- Pengarang : Charlaine Harris
- Genre : Fantasy, Drama
- Tebal : 430 hlm ; 18 cm
- Penerbit : Esensi
- Pertama terbit : 1 Maret 2002
- Cetakan : 2010
Sookie
Stackhouse, sang pelayan bar, sedang dilanda nasib buruk. Temannya
dibunuh dan ia harus menghadapi makhluk buas yang bersenjatakan cambuk
beracun. Untung ada para vampir yang menyelamatkan nyawanya. Karena
ingin membalas budi, Sookie setuju untuk menolong mereka dan pergi ke
Dallas mencari seorang vampir yang hilang, dengan satu syarat. Para
vampir harus berjanji untuk berkelakuan baik dan tidak menyakiti manusia
yang terlibat. Tentu saja, ini lebih mudah diucapkan dari pada
dilakukan. Yang diperlukan sebagai pemicu hanyalah seorang wanita pirang
yang lezat serta satu kesalahan kecil, dan situasi berubah menjadi
mematikan….
Review:
Oke guys, review kali ini tentang novel sookie stackhouse. Btw, ini merupakan kali pertama saya menulis review novel. So maaf apabila penulisannya masih acak acakan dan ga jelas ^_^
Langsung aja mengenai buku ini, saya tertarik membelinya ketika browsing dan melihat review dari blog yang satu ini koleksinovelku. Berhubung saya penggemar berat vampire saya langsung pergi ke toko buku dan cari novel tentang vampire ini. Kesan pertama ngeliat cover novel setelah baca review novelya, wah kayanya reviewnya bener nih novelnya vampire banget secara gitu gambarnya aja cewek terus ada darah gitu di bibirnya. Dan jreng jreng pas baca, kok gini ya novelnya ya. Jadi di novel vampire yang satu ini penceritaannya menggunakan gaya orang pertama dalam cerita kayanya sih kalo ga salah. Bagi saya yang biasanya baca novel yang sudut pandang penceritaannya berbeda, pertama membaca novelnya berasa aneh gimana. Tapi setelah membaca satu-dua bab lama lama jadi terbiasa.
Cerita vampire di novel ini berbeda dengan vampire yang ada di novel twilight, yang vampirenya bisa kebal sinar matahari dan minum darah hewan. Disini sosok vampire yang diceritakan adalah vampire bertaring, minum darah manusia, tidur di peti mati dan takut sinar matahari. Bagi saya vampire di novel inilah vampire yang standar. haha Selain itu, yang saya suka dari novel ini ceritanya ga cinta cintaan melulu tapi seimbang antara cinta dengan konflik yang bakal diangkat novelnya.
Ceritanya sendiri seperti ini.
Sookie Stackhouse usianya 25 tahun merupakan seorang perlayan di Bar Merlotte's, Bon Temps, Lousiana Selatan. Ia memiliki kemampuan telepati atau membaca pikiran yang membuatnya terasing dan menjomblo hingga usianya saat ini. Gimana nggak menjomblo coba ya, bayangin aja kalo kita tau semua yang ada di pikiran pacar kita. Bakal enek sendiri kan kalo ngedengerin yang lain dimulut lain di hati. Di depan kita muji kita eh dipikirannya sebaliknya. Gondok juga kan.
Oke balik ke cerita, ceritanya di dunia waktu itu ditemukan darah sintetis oleh ilmuan Jepang. Penemuan darah sintetis tersebut menjadi gebrakan para vampir diseluh dunia buat memperkenalkan mereka ke dunia bahwa kita ini ada loh, semacam itulah. Para vampir beranggapan kalo penemuan darah sintesis ini akan membuat para vampir dapat hidup berdampingan dengan manusia yang merupakan sumber makanan mereka. Nah setelah keadaan tersebut datang seorang vampir ke daerah yang sepi Bon temps, atau lebih tepatnya ke Bar Sam tempat Sookie kerja. Disitu yang bikin bingung Sookie ternyata dia ga bisa baca pikiran vampir, dan secara ga sengaja Sookie ngedenger pikiran tentang 2 orang yang rencananya mau ngambil darah si vampir. Buat info aja ya di cerita ini darah vampir
diyakini dapat menyembuhkan penyakit, membuat seseorang menjadi sangat
kuat, dan meningkatkan gairah seks. Itulah kenapa sangat banyak diburu. Para penguras darah
vampir, yang kemudian menjual darah itu di pasar gelap disebut drainer. Berhubung si Sookie ini orangnya baik, jadi dia nolongin vampirnya terus kenalan dan ujung-ujungnya pacaran deh ama vampir satu ini. Nama vampirnya Bill Compton ternyata tetanggaan ama Sookie.
Nah yang membuat cerita ini beda dengan cerita vampir lain yaitu di novel ini ada kerajaan vampirnya gitu. Sookie diajak Bill buat dikenalin sekalian dimintain tolong oleh atasannya Bill, Eric yang punya Bar vampir. Ternyata eh ternyata si Eric ini suka ama Sookie, tapi berhubung Sookie udah jadi milik Bill gitu istilahnya jadi tidak bisa dimiliki Eric. yang bikin cerita di novel ini menarik yaitu cara Eric buat naklukin Sookie, lucu deh kesannya. Dari mulai Eric ngirimin fangbanger (orang yang fanatik ama vampir terus suka darahnya diisep vampir) buat bikin Sookie cemburu dan banyak lagi. terus cerita yang lucu juga pas Eric yang sifatnya cool bin ganteng plus ga pedulian gantuan dimintain tolong Sookie buat nemenin dateng ke pesta sex buat nyelidikin kasus kematian Lafayette, koki di Merlotte’s atau Bar milik Sam. yang buat ceritanya lucu si Eric ini pura-pura jadi gay gitu. Pokonya seru deh, tambahan lagi disini pas Sookie cedera gara-gara diserang Meenad makhluk apaan lagi tuh disembuhin ama dokter yang ajaib cara pengobatannya, tambahan lagi atasan Sookie, Sam merupakan Shapeshifter atau orang yang dapat berubah wujud menjadi hewan atau lebih tepatnya menjadi anjing coolie.
Konflik utama cerita disini sesuai dengan judulnya yaitu Sookie pergi ke Dallas buat nyelesain kasus yang berhubungan dengan vampir Dallas yang ilang. Untuk cerita lebih lanjutnya baca novelnya aja kali ya. hahaha Pokonya dijamin ga ngecewain deh. Saya aja sampai langsung beli lanjutan seri-seri berikutnya abis seru sih. Sedikit kekurangan dari novel ini menurut saya yaitu penggambaran cerita-cerita di novel kurang greget, terus konflik utama dari si novel juga kurang gara-gara banyak kejadian lain yang diceritain lagi. Segitu aja kali ya review kali ini.
untuk informasi lanjutan, novel seri ini udah ada filmnya loh cuma judulnya beda "True Blood" tayang di HBO terus udah nyampe season 6 juga loh.
Rating untuk novel Sookie Stackhouse 1 yaitu 8,0 dari 10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar